Senin, 29 Februari 2016

Tapak-tapak membangun kebiasaan (Akhir bulan)

Target khatam bulan ini tercapai juga akhirnya. Siang dan malam ini berusaha dan berjuang menuntaskannya selesai tilawah hingga juz 30.

Awalnya, karena sesuatu dan lain hal (karena malas dll ;) hingga di penghujung bulan ternyata baru dapat 25 juz. Tersisa 5 juz lagi. Dan.... tak kusangka bisa juga menyelesaikan sisanya dalam satu hari. Seingat saya ini pertama kali bisa tilawah 5 juz dalam sehari. Patut dapat Guinnes book record pribadi nih. Wk...wk...wk...
Alhamdulillah.

Untuk target-target yang lain? Masih belum menggembirakan. ;)

Selasa, 23 Februari 2016

Menulis adalah dakwah


Saya teringat ada catatan tentang kepenulisan, 10 tahun yang lalu di buku diary yang masih tersimpan rapi. 
Saya mengutip dari sebuah buku berjudul "Proses Kreatif". Buku ini adalah kumpulan tulisan beberapa penulis yang menceritakan pengalaman mereka dalam menghasilkan karya sastra. Salah satunya adalah Afifah Afra.
Langsung saja ya. Berikut kutipan itu.

"Sering juga dengan menulis, ruhiyah saya justru semakin naik, ketika saya menulis sebuah novel, air mata saya bercucuran membasahi key board komputer. Pernah juga ketika menyelesaikan sebuah novel, saya langsung jatuh tersungkur, bersujud dan menangis terharu ... sungguh, saat-saat seperti itulah saat yang terindah bagi saya".

"Karena saya menyadari betul bahwa menulis adalah dakwah. Menyeru kepada yang hak dan mencegah kepada yang mungkar. Disini kepalan jihad saya terangkat bersama pekik takbir: Allahu Akbar".

(Proses Kreatif/ Ed. Salman Faridi/ Dar Mizan 2003)

Dari saya, no comment. Saya masih belajar untuk terus mengasah kemampuan. Tangan dan hati. Teknik dan keistiqomahan serta daya juang dan keikhlasan.
Makassar, 18 Februari 2006

Kini, di 2016, terasa waktu cepat sekali berganti namun belum punya 'karya' yang akan menjadi amal jariyah kelak. Memang untuk istiqomah bukan pekerjaan yang mudah namun bukan sesuatu yang mustahil.

Senin, 15 Februari 2016

Tapak-tapak membangun kebiasaan (Tengah bulan)

Source: internet
Tak terasa hari ini sudah setengah perjalanan bulan Februari berlalu. Hari ini tepat di tanggal 15. Dan setengah bulan lagi dia akan berlalu. Begitu cepat rasanya waktu berlalu.
Sebagai bahan pengingat dan koreksi, komitmen-komitmen pribadi banyak yang terlewat. Tepat di hari ke-15 bulan ini yang masih komit kayaknya baru tilawah 1 juz 1 hari. Yang lainnya, belum mencapai target dan belum maksimal.
Demikian.

Rabu, 03 Februari 2016

Menjelajahi Bumi

Pernah suatu saat terbersit keinginan melakukan traveling bersama istri, bersama keluarga, bersama teman-teman, ke tempat-tempat yang disebutkan dalam Al-Qur'an dan sejarah Islam.

Tempat-tempat itu selama ini hanya  tampak di media (tv, medsos), di buku, di pikiran. Ingin rasanya suatu saat berada di sana. Menyatu dengan spirit tempat tersebut. Menghirup inspirasi, menghadirkan semangat dan memvisualkan peristiwa-peristiwa yang pernah terjadi di tempat tersebut. Peristiwa-peristiwa yang dicatat dalam tinta emas sejarah umat Islam.

Karena bermimpi itu gratis dan tak ada salahnya untuk bermimpi maka mari kita tuliskan impian itu agar jadi termotivasi. Selama yang diimpian itu hal yang baik, maka tak ada masalah.

Bagaimana caranya dan kapan? Belum tau :)

Tempat-tempat itu diantaranya adalah:
1. Makkah, tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW dan kiblat ummat Islam.
2. Madinah, tempat hijrah dan berkembangnya risalah Islam.
3. Turki, tempat kejayaan Islam di masa lampau dan masa kini.
4. Mesir, tempat bersejarah tentang keangkuhan (Fir'aun), kecerdasan (Piramid), pemikiran (Al-Azhar), dan pergerakan (Harakah).
5. Palestina, tanah para pejuang dan syuhada.

Namanya juga impian, minimal ditentukan dulu mimpinya. Ya, kan? Itu saja kali ini.

Selasa, 02 Februari 2016

Berenang Lagi

Source: tunasregency.blogspot.com
Hari minggu kemarin (31/1) alhamdulillah bisa menyempatkan diri bersama istri berenang lagi setelah lama tak menceburkan diri ke kolam renang. Kebetulan ada house club di dekat rumah kami yang belum lama ini telah dibuka. Salah satu fasilitasnya yaitu kolam renang.
Source: batam.tribunnews.com
Semoga bisa berenang sekali seminggu. Jadi ingat perkataan seorang sahabat Rasulullah, Umar bin Khattab. Awalnya saya pikir ini hadits/ perkataan Nabi Muhammad. Begini redaksinya, "Ajarilah anak-anakmu berenang, memanah dan  berkuda".

Senin, 01 Februari 2016

Cita-cita seorang Kartini


Hampir seharian ini membaca buku yang barusan aku beli. Buku yang sebenarnya sudah lama pengen baca tapi belum punya. Pernah mau pinjam sama kawan yang punya buku ini, namun ragu akan konsisten mengkhatamkan dalam waktu singkat. 

Buku ini tentang Kartini yang di Indonesia diperingati setiap tanggal 21 April. Walaupun sejak di sekolah dasar diperkenalkan lewat pelajaran-pelajaran sekolah, namun baru hari ini sempat membaca 'surat-surat' kegelisahan Kartini yang dikirimkan ke teman bulenya dalam buku "Habis gelap terbitlah terang" oleh Armin Pane yang diterbitkan Balai Pustaka.

Di halaman pengantar dan juga di cover belakang Armin Pane memberi simpulan tentang Kartini dari surat-suratnya itu. "Ada tiga perkara yang membuat Kartini dan surat-suratnya itu penting dan patut menarik perhatian, pertama: cita-cita; kedua: perjuangan di jiwanya dan perjalanan rohaninya yang berubah lambat laun; ketiga: gaya bahasanya".

Di cover belakang buku ini juga dikutip kalimat surat Kartini. "Tiada awan di langit yang tetap selamanya. Tiada mungkin akan terus-menerus terang cuacanya. Sehabis malam gelap gulita lahir pagi membawa keindahan. Kehidupan manusia serupa alam. Air hujan yang menjadikan sebatang tumbuh-tumbuhan. Berdaun dan bertunas menumbuhkan yang lainnya. Dan menjadikan tumbuhan yang lainnya. Dan menjadikan tumbuhan itu busuk. Tiap-tiap harus kita doakan kepada Tuhan: Kekuatan".

Demikian dulu ya. Lain kali di ulas lebih lanjut. Mau nonton versi filemnya dulu di Youtube.