Setelah itu, sambil menunggu azan Isya saya membuka Tafsir Fi Zilal sejenak di surah Al Qalam. Saya terdampar pada kisah tentang pemilik kebun dan sifat keserakahan manusia.
Dikisahkan para pemilik kebun bersepakat untuk tidak akan memberikan sebagian atau bahkan sedikitpun hasil kebun tersebut kepada yang berhak, kepada orang-orang miskin, walaupun mereka sangat mampu untuk melakukannya. Mereka dikuasai sifat serakah dan lupa diri.
Pagi-pagi mereka ke kebun bermaksud memanen hasilnya. Dan setibanya disana terhenyaklah mereka menyaksikan pemandangan yang memilukan. Kebun mereka menghitam dan hancur tak berbentuk. Kini, jangankan untuk disumbangkan. Untuk diambil sedikit pun kini tak ada lagi.
Keserakahan menjadi penyesalan diakhir kisah. Namun beruntung, mereka masih sempat menyadari kesalahan dan beristiqfar atas kekhilafan mereka.
Demikian catatan singkat hari ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar