Hampir seharian cuaca langit Batam hari ini mendung. Awan hitam berarak dan bergerak membawa air hujan yang entah akan ditumpahkan dimana. Tentu datangnya hujan merupakan berkah dari sang Pencipta. Dan dimanapun awan itu akan dibawa tak bisa dikendalikan oleh manusia.
Saya ingin menulis (lagi) dan menyemangati diri agar terbangun lagi kebiasaan menulis.
Setelah sekian lama tidak mengkhususkan waktu untuk menulis, saya berpikir di momen awal tahun 2016 ini adalah waktu yang tepat untuk membangkitkan kembali kebiasaan yang timbul tenggelam ini. Walaupun untuk konsisten menulis itu bukan aktifitas yang mudah. Ada kalanya semangat, adakalanya sangat malas.
Melalui aktifitas menulis ini semoga melatih saya untuk fokus membahas sesuatu, merangsang diri untuk berpikir dan belajar menelaah sesuatu. Bisa jadi dengan cara ini menjadi sarana mendapatkan inspirasi dalam memecahkan masalah. Mungkin juga melatih saya untuk berpikir runut dan strategis.
Dengan menulis saya juga maksudkan sebagai sarana tertulis mengevaluasi target-target resolusi 2016. Biar ga sekedar resolusi-resolusian yang ditengok saja nanti di akhir tahun. Saya mengharap ini sebagai catatan atau cerita tertulis dalam tahapan mengejar impian.
Klo kita mau mendaki gunung, kan biar ga pening membayangkan jauh dan beratnya perjalanan menuju ke puncak, mending menikmati saja langkah demi langkah yang dilalui. Setapak demi setapak, sedikit demi sedikit, tapi konsisten.
Mau lanjut dulu cerita tapak-tapak mengejar impian.
Target tilawah satu juz perhari.
Kemarin dan hari ini kholas juz 1 dan 2. Tadi pagi setelah sholat subuh di Masjid saya menatang diri untuk menyelesaikan juz 2 sebelum aktivitas yang lain. Untuk melawan kantuk yang masih tersisa, saya buat kopi deh...
Sekian dulu hari ini yah...